slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiakencang77slot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorejurnal STIP Jakarata 001ejurnal STIP Jakarata 002ejurnal STIP Jakarata 003ejurnal STIP Jakarata 004ejurnal STIP Jakarata 005ejurnal STIP Jakarata 006ejurnal STIP Jakarata 007ejurnal STIP Jakarata 008ejurnal STIP Jakarata 009ejurnal STIP Jakarata 010ejurnal STIP Jakarata 011ejurnal STIP Jakarata 012ejurnal STIP Jakarata 013ejurnal STIP Jakarata 014ejurnal STIP Jakarata 015ejurnal STIP Jakarata 016ejurnal STIP Jakarata 017ejurnal STIP Jakarata 018ejurnal STIP Jakarata 019ejurnal STIP Jakarata 020UMKM Jabar 001UMKM Jabar 002UMKM Jabar 003UMKM Jabar 004UMKM Jabar 005UMKM Jabar 006UMKM Jabar 007UMKM Jabar 008UMKM Jabar 009UMKM Jabar 010Berita Kutai Timur 23001Berita Kutai Timur 23002Berita Kutai Timur 23003Berita Kutai Timur 23004Berita Kutai Timur 23005Berita Kutai Timur 23006Berita Kutai Timur 23007Berita Kutai Timur 23008Berita Kutai Timur 23009Berita Kutai Timur 23010Berita Kutai Timur 23011Berita Kutai Timur 23012Berita Kutai Timur 23013Berita Kutai Timur 23014Berita Kutai Timur 23015Berita Kutai Timur 23016Berita Kutai Timur 23017Berita Kutai Timur 23018Berita Kutai Timur 23019Berita Kutai Timur 23020oncology radiotherapy 901001oncology radiotherapy 901002oncology radiotherapy 901003oncology radiotherapy 901004oncology radiotherapy 901005oncology radiotherapy 901006oncology radiotherapy 901007oncology radiotherapy 901008oncology radiotherapy 901009oncology radiotherapy 901010oncology radiotherapy 901011oncology radiotherapy 901012oncology radiotherapy 901013oncology radiotherapy 901014oncology radiotherapy 901015oncology radiotherapy 901016oncology radiotherapy 901017oncology radiotherapy 901018oncology radiotherapy 901019oncology radiotherapy 901020Ejournal STIP Jakarta 2311Ejournal STIP Jakarta 2312Ejournal STIP Jakarta 2313Ejournal STIP Jakarta 2314Ejournal STIP Jakarta 2315Ejournal STIP Jakarta 2316Ejournal STIP Jakarta 2317Ejournal STIP Jakarta 2318Ejournal STIP Jakarta 2319Ejournal STIP Jakarta 2320Ejournal STIP Jakarta 2321Ejournal STIP Jakarta 2322Ejournal STIP Jakarta 2323Ejournal STIP Jakarta 2324Ejournal STIP Jakarta 2325Ejournal STIP Jakarta 2326Ejournal STIP Jakarta 2327Ejournal STIP Jakarta 2328Ejournal STIP Jakarta 2329Ejournal STIP Jakarta 2330Ejournal STIP Jakarta 2331Ejournal STIP Jakarta 2332Ejournal STIP Jakarta 2333Ejournal STIP Jakarta 2334Ejournal STIP Jakarta 2335Ejournal STIP Jakarta 2336Ejournal STIP Jakarta 2337Ejournal STIP Jakarta 2338Ejournal STIP Jakarta 2339Ejournal STIP Jakarta 2340Journal Cattleyadf Indonesia 061Journal Cattleyadf Indonesia 062Journal Cattleyadf Indonesia 063Journal Cattleyadf Indonesia 064Journal Cattleyadf Indonesia 065Journal Cattleyadf Indonesia 066Journal Cattleyadf Indonesia 067Journal Cattleyadf Indonesia 068Journal Cattleyadf Indonesia 069Journal Cattleyadf Indonesia 070Journal Cattleyadf Indonesia 071Journal Cattleyadf Indonesia 072Journal Cattleyadf Indonesia 073Journal Cattleyadf Indonesia 074Journal Cattleyadf Indonesia 075Journal Cattleyadf Indonesia 076Journal Cattleyadf Indonesia 077Journal Cattleyadf Indonesia 078Journal Cattleyadf Indonesia 079Journal Cattleyadf Indonesia 080Journal Cattleyadf Indonesia 081Journal Cattleyadf Indonesia 082Journal Cattleyadf Indonesia 083Journal Cattleyadf Indonesia 084Journal Cattleyadf Indonesia 085Journal Cattleyadf Indonesia 086Journal Cattleyadf Indonesia 087Journal Cattleyadf Indonesia 088Journal Cattleyadf Indonesia 089Journal Cattleyadf Indonesia 090Universitas Alifa 001Universitas Alifa 002Universitas Alifa 003Universitas Alifa 004Universitas Alifa 005Universitas Alifa 006Universitas Alifa 007Universitas Alifa 008Universitas Alifa 009Universitas Alifa 010Universitas Alifa 011Universitas Alifa 012Universitas Alifa 013Universitas Alifa 014Universitas Alifa 015Universitas Alifa 016Universitas Alifa 017Universitas Alifa 018Universitas Alifa 019Universitas Alifa 020Jurnal Alifa Indonesia 009301Jurnal Alifa Indonesia 009302Jurnal Alifa Indonesia 009303Jurnal Alifa Indonesia 009304Jurnal Alifa Indonesia 009305Jurnal Alifa Indonesia 009306Jurnal Alifa Indonesia 009307Jurnal Alifa Indonesia 009308Jurnal Alifa Indonesia 009309Jurnal Alifa Indonesia 009310Jurnal Alifa Indonesia 009311Jurnal Alifa Indonesia 009312Jurnal Alifa Indonesia 009313Jurnal Alifa Indonesia 009314Jurnal Alifa Indonesia 009315Jurnal Alifa Indonesia 009316Jurnal Alifa Indonesia 009317Jurnal Alifa Indonesia 009318Jurnal Alifa Indonesia 009319Jurnal Alifa Indonesia 009320Global Media Journal Indonesia 001Global Media Journal Indonesia 002Global Media Journal Indonesia 003Global Media Journal Indonesia 004Global Media Journal Indonesia 005Global Media Journal Indonesia 006Global Media Journal Indonesia 007Global Media Journal Indonesia 008Global Media Journal Indonesia 009Global Media Journal Indonesia 010Global Media Journal Indonesia 011Global Media Journal Indonesia 012Global Media Journal Indonesia 013Global Media Journal Indonesia 014Global Media Journal Indonesia 015Global Media Journal Indonesia 016Global Media Journal Indonesia 017Global Media Journal Indonesia 018Global Media Journal Indonesia 019Global Media Journal Indonesia 020

Kategori: Berita

  • Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Blitar – Para undangan yang hadir di Pendopo Ronggo Hadinegoro Pemkab Blitar terpana. Seorang wanita difabel tiba-tiba bicara lantang soal kepedulian Kapolres Blitar.

    Saking semangatnya dia bercerita, tubuhnya lemah dan terkulai lemas merosot dari kursi rodanya. Walaupun begitu, dia tetap semangat bercerita, bagaimana AKBP Budi Hermanto membantu kawan-kawan difabelnya.


    “Beliau berbagi di seluruh nusantara. Tidak hanya tempat di mana beliau bertugas. Saya sangat bangga pada beliau, saya bangga pada beliau,” teriak Eka Wulandari histeris di belakang stage pendopo Pemkab Blitar, Sabtu (15/2/2020).

    Mendengar ucapan wanita berhijab itu, semua yang di dekatnya tak kuasa menahan air mata. Termasuk Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto yang mendekat dan merangkul Eka. Buher panggilan akrab kapolres, terus menyeka air mata sambil membimbing Eka masuk ke dalam ruang tamu pendopo.

    Eka merupakan satu di antara penyandang disabilitas Yayasan Ganesha Batu. Dia dan beberapa temannya, pernah mendapat sentuhan kepedulian Buher ketika menjabat sebagai Kapolres Batu.

    Hari ini, Eka turut diundang ke Blitar untuk bertemu sesama penyandang difabel yang menerima bantuan kursi roda, brace dan Al Quran braile. Bentuk kepedulian kapolres inilah rupanya yang terpatri di jiwa penyandang difabel ini.

    Tangis Eka pecah, ketika Buher menggendongnya keluar pendopo untuk masuk mobil rombongannya kembali pulang ke Batu. Pemandangan ini, membuat hampir semua yang melihat tak kuasa membendung air mata.

    “Kaum difabel ini merupakan warga kita juga. Saudara-saudara kita juga. Kita bangun teori berkomunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Nah di Blitar Berbagi Senyum, bukan karena kita mampu. Tapi saya harap mulai sekarang dari diri kita sendiri, mulai peduli dengan mereka. Jangan malu dengan keberadaan mereka. Tapi mari kita gandeng agar dapat berjalan bersama-sama. Untuk itu kesempurnaan yang saat ini kita miliki harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu sesama,” tutur Buher kepada wartawan.

    Buher berharap, apa yang telah dimulainya akan diteruskan baik oleh Pemkab Blitar, maupun kapolres baru yang menggantikannya. Buher sendiri akan menjalani tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel.

  • Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2).

    Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional.

    “Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang.

    “Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas

  • Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan penghargaan kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai salah satu sosok yang peduli terhadap disabilitas di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota)

    JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas yang diterima Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto.

    Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Kombes Pol Budi Hermanto beserta dua institusi lainnya secara simbolis di momentum Puncak Hari Disabilitas Internasional Provinsi Jatim Tahun 2022 di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022).

    Khofifah menjelaskan, alasan diberikannya penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas dikarenakan Polresta Malang Kota telah membuka ruang dan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas.

    “Ada di antara mereka yang menjadi konten kreator, ada yang menjadi humas di Polresta Malang Kota. Ini akan menjadi referensi bagi institusi lainnya bahwa mereka memiliki awareness, peluang dan kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk berkarya,” ujar Khofifah kepada Jatim Times.

    Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim itu menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga pihak yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap penyandang disabilitas.

    Di antaranya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai pucuk pimpinan Polresta Malang Kota. Kemudian Maskurun, seorang perempuan pendiri Rumah Qur’an Sahabat Tuli Kediri, serta PT Sumber Alfaria Triajaya (Alfamart).

    “Kami sangat mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang-orang hebat yang telah peduli dengan disabilitas,” terang Khofifah.

    Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengaku kaget dan merasa terharu atas penghargaan yang diterima Polresta Malang Kota dari Gubernur Provinsi Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai institusi peduli disabilitas.

    “Kami melakukan rekutmen saudara-saudara disabilitas ini, murni karena melihat kemampuan mereka dan hal ini sudah berjalan selama sembilan bulan,” jelas perwira polisi yang akrab disapa Buher.

    Perwira polisi dengan tiga melati dipundaknya ini menjelaskan, Polresta Malang Kota telah melakukan penerimaan empat staf dari penyandang disabilitas dengan penempatan yang berbeda.

    Keempat staf tersebut yakni Fany Akbar dan Rara Lingga Mardiani di bagian Humas Polresta Malang Kota. Fatrullah Budi Harianto ditempatkan di bagian SKCK Sat Intelkam Polresta Malang Kota. Sedangkan Ni Putu Ayu Nouvalyta Endrajaya, ditempatkan di Bagian Perencanaan (Bagren) Polresta Malang Kota.

    “Dengan adanya empat orang disabilitas tersebut, dapat menjadi semangat, motivasi, serta contoh bagi personel lainnya untuk bisa bekerja lebih baik,” pungkas Buher.

     

  • Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

    Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

    Kombes Pol Budi Hermanto, Sosok di Balik Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya

    Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

    Banyak pejabat dikenang karena jabatan dan prestasinya. Namun bagi komunitas disabilitas di Malang Raya, nama Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., memiliki arti yang jauh lebih dalam. Ia bukan sekadar mantan Kapolresta Malang Kota, melainkan sosok yang mereka panggil dengan penuh kasih sebagai “Bapak” atau seorang pelindung yang hadir dengan hati, bukan sekadar seragam.

    Julukan Bapak Disabilitas Malang Raya bukan muncul dari seremoni atau pencitraan, melainkan tumbuh dari hubungan tulus yang dibangun selama masa kepemimpinannya di Polresta Malang Kota. Di bawah kepemimpinannya, kantor polisi tak hanya berfungsi sebagai tempat penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruang kemanusiaan yang terbuka bagi anak-anak difabel.

    Pria yang akrab disapa Buher itu memberi kesempatan bagi mereka untuk hadir, belajar, dan ikut berperan. Di antara mereka ada Rara, Fany, Fatrullah, dan Ayu, empat anak disabilitas yang kini menganggapnya sebagai ayah sendiri.

    Anak-anak itu pernah dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial kepolisian, mulai dari membantu dokumentasi hingga ikut serta dalam kampanye publik tentang empati dan inklusi sosial.

    “Bapak itu berbeda. Beliau tidak datang sebagai pejabat, tapi sebagai seseorang yang benar-benar mendengarkan kami. Berkat beliau, kami tahu bahwa polisi juga punya hati yang lembut,” ucap Rara, Selasa (11/11/2025). “

    Bagi Buher, kedekatan dengan komunitas disabilitas bukan ajang pencitraan. Ia menyebutnya sebagai panggilan kemanusiaan. Buher kerap menyambangi rumah-rumah anak difabel, menyalurkan bantuan berupa alat bantu gerak, biaya pendidikan, hingga rutin menyisihkan satu ekor sapi setiap Iduladha khusus untuk mereka.

    “Saya belajar banyak dari mereka, tentang ketulusan, semangat, dan rasa syukur. Tidak perlu menjadi hebat, cukup menjadi bermanfaat,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.

    Meski kini bertugas di Jakarta sebagai Kabidhumas Polda Metro Jaya, kepedulian itu tak pernah padam. Di sela kesibukannya, Buher tetap menjaga komunikasi dengan anak-anak binaannya di Malang. Ia masih sering menelepon untuk menanyakan kabar, memberi semangat, atau sekadar bercanda, seperti ayah yang tak pernah lupa pada anak-anaknya.

    Bagi komunitas disabilitas Malang Raya, sosok Buher menjadi simbol harapan dan keteladanan bahwa masih ada pejabat yang bekerja dengan nurani dan kehangatan.

    “Beliau mengajarkan kami agar tidak malu menjadi diri sendiri, dan terus berani bermimpi,” tutur Ayu, salah satu anak asuhnya.

    Atas dedikasi dan kepeduliannya, Kombes Pol Budi Hermanto telah menerima sejumlah penghargaan. Namun baginya, penghargaan sejati bukanlah piagam atau piala, melainkan tawa dan semangat anak-anak disabilitas yang kini kembali percaya bahwa mereka berharga.

    Kini, meski mengemban tanggung jawab baru di ibu kota, Buher tetap membawa semangat yang sama bahwa kekuatan seorang pemimpin tidak diukur dari pangkat, melainkan dari ketulusan hatinya dalam merangkul sesama.

    Kombes Pol Budi Hermanto bukan hanya perwira kepolisian, ia adalah Bapak Disabilitas, sosok yang menanamkan nilai kasih, empati, dan kemanusiaan yang melampaui batas jabatan dan seragam

  • Kadiv Humas ajak Kapolda dan Kapolres perkuat komunikasi publik

    Kadiv Humas ajak Kapolda dan Kapolres perkuat komunikasi publik

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengajak Kapolda dan Kapolres untuk memperkuat komunikasi publik serta meningkatkan layanan informasi agar kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat.
    Ia menekankan bahwa komunikasi publik yang baik adalah fondasi penting bagi Polri yang modern dan dipercaya masyarakat.
    “Kebaikan polisi jangan ditutup-tutupi. Apa yang sudah dikerjakan anggota kita setiap hari harus sampai ke publik karena itulah bukti bahwa Polri hadir dan bekerja untuk masyarakat,” katanya dalam acara Apel Kasatwil 2025, Bogor, Selasa, dilansir dari keterangan dikonfirmasi.
    Kinerja kepolisian, kata dia, kini telah terdokumentasi melalui kanal resmi seperti Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu (SPIT) Media Hub dan Policetube yang menjadi sarana transparansi sekaligus memudahkan masyarakat dan media mengakses informasi.
    Selain itu, Sandi juga mengajak seluruh satuan kewilayahan untuk membangun layanan informasi publik yang profesional melalui penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

    “Sudah saatnya setiap Polda dan Polres memberikan layanan informasi publik yang terbuka dan tertib. Ini bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi wujud penghormatan kita kepada hak masyarakat untuk tahu,” ucapnya.
    Jenderal polisi bintang dua itu juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap hoaks dan provokasi di ruang digital serta perlunya komunikasi publik yang disiapkan sejak pra-aksi, saat aksi, hingga pasca aksi agar narasi tidak dipenuhi rumor.
    “Di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi kunci. Kalau kita tidak hadir, ruang publik akan diisi oleh framing sepihak,” ujarnya.
    Pada akhir paparannya, ia mengajak seluruh Kapolda dan Kapolres untuk menjadi penggerak utama transformasi komunikasi Polri.
    “Kita semua pengemban fungsi kehumasan. Dimanapun kita bertugas, kewajiban kita adalah memuliakan profesi kepolisian melalui kerja yang baik dan komunikasi yang benar,” ucapnya.